"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Jokowi saat berkomunikasi dengan warga negara Indonesia yang bermukim di Australia, melalui video conference, di Istana Bogor, Jawa Barat, Ahad (6/11).
Untuk meredam potensi konflik, Jokowi berkonsolidasi dengan kelompok-kelompok yang berkepentingan dalam demonstrasi bertajuk 'Aksi Bela Islam'. Ia mengklaim akan terus berdialog dengan pemuka agama dan tokoh politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan sebelumnya, Jokowi menunda kunjungan kenegaraannya ke Australia karena demonstrasi besar di Jakarta, Jumat lalu. Jokowi awalnya diagendakan berada di Australia pada tanggal 6 hingga 8 November ini.
Jokowi pun menugaskan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk membahas penjadwalan ulang kunjungan dalam waktu dekat bersama mitranya dari Australia.