Meski gagal, Koordinator Aksi Anhar Tanjung mengatakan, aksi tersebut akan dilaksanakan di kemudian hari sebagai bentuk protes atas kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Basuki Tjahaja Purnama.
Menurut Anhar mengakui di internal elemen pemuda dan mahasiswa juga masih ada pro dan kontra sehingga aksi urung digelar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi tersebut, rencanya ada sekitar 100 orang dari berbagai elemen masyarakat yang akan mengikuti aksi pengadangan Jokowi saat berkunjung ke Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah.
Sebelumnya Anhar melalui keterangan tertulis mengajak mahasiswa dan pemuda untuk ikut aksi mengadang Jokowi. Titik kumpul ditentukan di Kantor GPII/PII dan berangkat bersama ke Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat. (sur/abm)