Insiden penembakan terjadi pada Rabu (9/11) lalu di di lampu merah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, saat itu Andri tengah menjaga portal masuk jalur busway sekitar pukul 19.00 WIB.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, saat itu Andri tengah menjaga portal masuk jalur busway sekitar pukul 19.00 WIB.
"Kejadian di dekat Halte Transjakarta Mampang Prapatan," kata Awi di Markas Polda Jaya, Jumat (11/11).
Pelaku yang sudah masuk jalur, berbalik arah dan mengambil jalur umum. Saat tiba di dekat Andri, pelaku berhenti mengeluarkan kata-kata kotor. Namun Andri tidak menghiraukan dan justru menepuk pundak pelaku sambil menyampaikan bahwa ia hanya menjalankan tugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andri refleks melawan dan mencoba merebut senjata tersebut. Ia berhasil meringkus pelaku. Namun karena lalu lintas sedang macet, Andri membiarkan pelaku pergi. Sementara barang bukti berupa senjata airsoft gun dan gelang akar milik pelaku berhasil diamankan.
Setelah pelaku pergi, Andri baru menyadari lengan dan dadanya terluka terkena tembakan. "Pada hari Kamis kemarin sekitar jam 14.30 WIB, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mampang Prapatan," kata Awi.