Polres Samarinda, sebagaimana dikabarkan Detikcom, telah menangkap pelaku serta melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gereja Oikumene.
"Pelaku sudah ditangkap ke Polres Samarinda. Pemeriksaan pidana, kami sterilisasi dan olah TKP dulu," kata Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Fajar Setyawan saat dikonfirmasi Detikcom, pada Minggu (13/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Fajar menyatakan, bom low explosive alias berdaya ledak rendah yang dilempar oleh pelaku telah melukai empat orang termasuk anak-anak, serta merusak empat sepeda motor.
Menurut William, ledakan yang terjadi di depan gereja menghancurkan sejumlah motor yang diparkir, serta melukai anak-anak yang sedang bermain di luar gereja.
"Saat bom meledak ibadah masih berlangsung," kata William tentang peristiwa di gereja yang tepatnya berlokasi Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 32, RT 03, Kelurahan Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur.
Saat ini, jemaat gereja sudah dievakuasi. Polisi juga meningkatkan penjagaan di lokasi.