Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berarti akibat banjir, namun sejumlah akses jalan raya, perkampungan serta sejumlah areal persawahan/perkebunan terendam air.
"Hujan turun sejak tadi malam dan menyebabkan permukaan air sungai-sungai naik, mungkin dampak banjir kiriman dari wilayah Trenggalek," kata Khusainudin, warga Desa Bantengan, Kecamatan Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat dari terjangan banjir juga membuat akses jalur dari Tulungagung menuju ke pantai Prigi Trenggalek terganggu. Air dengan ketinggian antara 30 centimeter hingga 50 centimeter menggenangi jalan di wilayah itu.
"Daerah tersebut merupakan langganan banjir, apabila terjadi hujan dipastikan terjadi banjir," katanya.
Nadlori mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan instansi terkait akan permasalahan banjir tersebut yang terjadi di setiap tahunnya guna mencari solusinya.
Ia menyatakan, bencana banjir yang terjadi saat ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi.
Namun diakuinya aktivitas keseharian warga sempat terganggu.
"Untuk korban jiwa maupun materi tidak ada atau nihil. Banjir hanya mengganggu akses jalan menuju wisata Prigi dan aktivitas warga terganggu," ujarnya. (antara)