Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengonfirmasi tentang informasi tersebut.
"Benar, ada lima orang. Masih dalam pemeriksaan," ujar Boy di Markas Besar Polri, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rikwanto menyebut ada beberapa kantong teroris di Indonesia, yakni di Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi. Walau demikian, kantong teroris itu hanya berskala kecil.
"Strategi yang mereka lakukan seolah mereka ada di mana-mana walaupun skalanya kecil," ujar Rikwanto.
Polisi, kata dia, tidak akan lagi membiarkan aksi teror terjadi sehingga memakan banyak korban.
"Potensi akan ada, selalu. Kalau diam-diam itu bukan mereka tidak bergerak. Makanya kami selalu cari mereka," kata Rikwanto. (gil)