Aher, sapaan Ahmad, menyesalkan bentrokan yang terjadi antara warga dengan petugas kepolisian itu.
"Tentu insiden kemarin itu saya menyesalkan, tapi ketika sudah terjadi, mari kita selesaikan," kata di Kota Bandung kemarin seperti diberitakan Detikcom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin itu ialah mempermasalahkan 500 meter," ujarnya. Negosiasi telah dilakukan selama bertahun-tahun untuk lahan itu.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menyebut tidak semua warga yang melawan petugas berasal dari Majalengka dan tidak ada korban dari pihak warga.
Aher mengatakan, pembangunan bandara ini harus dikebut karena akan digunakan pada akhir 2018. "Kami ingin semua berjalan dengan damai. Ada proyek nasional yang diamanatkan ke Pemprov Jabar agar bandara itu bisa dipakai akhir 2018," kata Aher.
Desa Sukamulya terletak di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka memiliki luas sekitar 735 hektare. Kawasan itu menjadi salah satu area yang akan digunakan untuk lahan BIJB sekitar 1.800 hektare.
Bandara internasional itu akan dikelola PT BIJB, satu BUMD yang dibentuk pada 2013 lalu. Tak hanya bandara, perusahaan itu juga akan membuat Aerocity yang diperkirakan dibangun di atas lahan 3.200 hektare. (sur/sur)