Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono menyatakan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, sebagian kelompok akan turun ke jalan pada Jumat pekan ini. Namun, polisi belum menerima surat pemberitahuan tentang aksi unjuk rasa hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awi menjelaskan dalam kegiatan taktik analisis kerawanan, seluruh personel kepolisian dan TNI diberikan arahan perihal titik-titik dan strategi pengamanan.
Mengantisipasi Potensi Kerusuhan
Selain itu, ia menambahkan, personel kepolisian juga tetap dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik di Jakarta. Menurut Awi, langkah ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi kerusuhan yang mungkin terjadi.
"Bantuan kendali operasional dari Brigadir Mobil (Brimob) kami tempatkan di tempat-tempat strategis, ada 26 titik," tutur Awi.
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) sebelumnya telah menyatakan akan menggelar 'Aksi Bela Islam III' pada 2 Desember, bukan pada 25 November, seperti yang direncanakan sebelumnya.
Aksi ketiga itu, menurut Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman, akan dilaksakan karena Kepolisian belum menahan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.