Ade mengaku meminta nasihat secara khusus kepada Megawati terkait keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengganti posisi ketua DPR dari dirinya ke Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ericko juga mengatakan, Ade dan Megawati tidak membicarakan rencana agar sidang paripurna DPR terkait pergantian Ketua DPR berakhir dengan voting atau pemungutan suara.
Ade tiba sekitar pukul 13.50 WIB dengan sebuah mobil berwarna hitam, tanpa pengawalan. Sementara pertemuan berakhir sekitar pukul 15.45 WIB.
Turut hadir dalam pertemuan itu Eriko Sotarduga, Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR Utut Adianto, dan putri Megawati, Puan Maharani.
Megawati sebelumnya menggelar pertemuan Setya Novanto. Pertemuan itu dilakukan seiring menguatnya wacana pergantian Ketua DPR.
DPP dan Fraksi Partai Golkar di DPR telah mengirimkan surat ke jajaran pimpinan parlemen terkait pergantian posisi Ade dan Setya sebagai orang nomor satu di badan legislatif.
Setya Novanto belakangan melakukan pertemuan politik dengan sejumlah tokoh. Selain bertemu Megawati, Setya juga sempat menjalin pertemuan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, dan dua kali bertandang ke Istana untuk memenuhi undangan santap makan bersama Presiden Joko Widodo. (rel/gil)