Menurutnya, pengungkapan kebenaran akan memberikan pelajaran bagi masyarakat dan mencegah kasus yang menimpa Antasari terulang kembali.
"Ini penting, bagi yang melaksanakan supaya jangan terulang. Kebenaran terungkap supaya jangan terulang. Kebenaran harus menang," kata Jusuf Kalla usai menghadiri acara syukuran atas pembebasan bersyarat Antasari Azhar di salah satu hotel berbintang, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (26/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan ini, Jusuf Kalla sempat menyinggung soal kebenaran dari kasus Antasari ini. Ia menyebut, hanya ada satu orang yang mengetahui kebenaran sesungguhnya dalam kasus pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, pada Maret 2009.
"Menurut saya, yang mengetahui keberanannya cuma beliau. Walau masa lalu (perjalanan kasus Antasari) sudah diselesaikan," tuturnya.
Di bawah kepemimpinannya, KPK menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.
Karir Antasari terhenti lantaran terlibat kasus pembunuhan berencana. Pada 11 Februari 2010 Antasari divonis hukuman penjara 18 tahun karena terbukti bersalah menjadi otak pembunuhan Nasrudin. (rel)