"Saat ini, terduga teroris masih menjalani pemeriksaan petugas," kata Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo saat dihubungi, Minggu (27/11), seperti dilansir Antara.
Pelaku Saeful Bahri berencana melakukan pengeboman Gedung DPR/MPR dan Mabes Polri juga stasiun televisi TV One dan Metro TV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Densus 88 kini terus mengembangkan pascapenangkapan Saiful Bahri karena tidak tertutup kemungkinan jaringan Tio Priatna Wibowo masih berkeliaran.
Hasil Pengembangan
Menurut Kapolda, penangkapan Saiful Bahri itu hasil pengembangan Densus 88 dari pemeriksaan pelaku terduga teroris yang tertangkap sebelumnya.
Pelaku Saeful Bahri yang sehari-hari sebagai tukang reparasi telepon selular, masuk jaringan Rio Priatna Wibowo dan Bahrain Agam.
Namun, pihaknya belum mengetahui peran Saeful Bahri dalam jaringan Rio Priatna Wibowo itu, karena masih menjalani pemeriksaan.
"Kami yakin pelaku teroris Baros, Serang itu menguasai tentang teknologi elektronik karena sebagai tukang servis HP," katanya. (asa)