Menurut Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, apabila demo #212 berakhir dengan kerusuhan, maka pengusaha transportasi dan pihak lain yang memberikan fasilitas kepada pedemo, akan turut diminta tanggung jawab.
"Kalau akhirnya nanti terjadi tindak pidana, anarkistis, rusuh, kami akan tarik ke belakang. Pihak yang memberi dana, fasilitas, sarana prasarana, akan kami dalami dan tindak sesuai aturan yang ada,” kata Condro Kirono ditemani Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswadi.
Lihat juga:Demo 2 Desember Diprediksi Tak Sebesar #411 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari laporan yang diterima oleh Polda Jawa Tengah, telah terdeteksi sekitar dua ribu orang di beberapa daerah yang akan berangkat ke Jakarta ikut demo #212. Jumlah ini dipastikan akan bertambah mendekati 2 Desember. Mereka yang berangkat berasal dari kelompok Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Pemuda Kabah (GPK), dan Dewan Islam Solo.
Selain memperingatkan perusahaan transportasi, dalam maklumat kapolda disebutkan juga imbauan kepada masyarakat Jawa Tengah agar menyampaikan pendapat di wilayah kabupaten/kota tempat tinggalnya masing-masing. (yul)