Hidayat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini menjelaskan, kehadirannya dalam aksi ini tidak mengatasnamakan parlemen, melainkan atas nama pribadi.
"Kalau sebagai pimpinan MPR saya tidak mewakili. Tapi sebagai bagian dari rakyat Indonesia, bagian umat Islam, dari yang merasakan agamanya dinistakan," kata Hidayat, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau beliau mau hadir kan menjadi semakin baik. Beliau kan suka blusukan, ini rakyat sudah datang darimana-mana. Beliau tak perlu repot blusukan kemana-mana. Rakyat sudah datang," kata Hidayat.
Massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI dan Kepolisian bersepakat aksi akan berlangsung mulai dari pukul 08.00 hingga 13.00.
(yul)