"Bagian body pesawat itu dibawa ke Tanjung Pinang," ujar Henry kepada CNNIndonesia.com, melalui sambungan telepon.
Ahad kemarin, pada sesi jumpa pers, Soelistyo menyebut tim pencarian gabungan menemukan tumpahan minyak di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik kecelakaan pesawat Polri. Penemuan itu terjadi beberapa jam setelah pesawat hilang kontak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Basarnas bersama dengan kekuatan unsur lain bisa menemukan prediksi titik jatuhnya pesawat karena terlihat tumpahan minyak," tutur Bambang.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum dapat memastikan penyebab kecelakaan pesawat milik Polri itu. Direktur Operasional AirNav Indonesia Wisnu Darjono menuturkan, cuaca dan jarak pandang di Kabupaten Lingga dalam kondisi normal ketika peristiwa nahas itu terjadi.
Sabtu lalu, pesawat M-28 Skytruck P-4201 yang mengangkut 13 awak hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Lingga. Pesawat baling-baling berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan untuk mengantar petugas BKO Ditpoludara Baharkam Polri ke Polda Kepri.