"Iya sudah (tersangka), saya lupa tanggalnya (penetapan tersangkanya)," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Senin (5/12) dilansir Antara.
Pelaksana harian (plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati belum bisa menginformasikan kasus yang menjerat Taufiqurrahman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Geledah Ruang Bupati
"Tadi rombongan datang dan memeriksa sejumlah lokasi, termasuk ruangan Bupati," kata Affandi.
Affandi mengatakan tidak tahu persis pemeriksaan detail terkait dengan kedatangan KPK tersebut. Ia hanya memantau dari luar ruang dinas bupati saat KPK menggeledah. "Kalau soal apa penggeledahan itu, saya kurang tahu," kata Gazali.
Rombongan KPK tersebut datang sekitar jam 10.00 WIB. Mereka langsung masuk ke ruang dinas bupati dan memeriksa sejumlah berkas terkait dengan pemanfaatan APBD Nganjuk.
Pemeriksaan itu dilakukan secara tertutup. Petugas dari Polres Nganjuk juga berjaga di depan ruangan. Mereka bersenjatakan lengkap, dan melarang yang tidak berkepentingan masuk ke dalam ruang penggeledahan.
Sementara itu, adanya penggeledahan itu, tidak mengganggu aktivitas para pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Pemkab Nganjuk. Mereka tetap mengerjakan tugasnya hingga jam kantor selesai.
Selain menggeledah ruang Bupati Nganjuk, rombongan KPK juga menggeledah Unit Layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Nganjuk serta rumah pribadi Bupati Nganjuk di Jalan Kartini, Kabupaten Nganjuk. KPK sebelumnya juga melakukan penggeledahan rumah Taufiqurrahman, yang berada di Kabupaten Jombang. (rel)