Menurut Puteh, korban kemungkinan terus bertambah karena evakuasi di reruntuhan bangunan masih terus dilakukan. Seperti diberitakan Antara, saat ini sejumlah alat berat masih bekerja untuk mencari korban di antara puing reruntuhan bangunan.
"Banyak yang meninggal dunia warga Aceh yang tinggal di pertokoan. Terutama bangunan ruko yang ada di Mereudeu (ibu kota Pidie Jaya)," kaat Zainal seperti diberitakan Antara, Rabu (7/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain korban tewas, ratusan korban luka saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daeah Pidie Jaya dan Rumah Sakit Tgk Chik Ditiro di Sigli, Kota Pidie.
Korban yang tak berhasil menyelamatkan diri karena gempa saat masyarakat Aceh masih tidur. Sementara mereka yang terbangun dan merasakan gempa berhamburan keluar rumah.
Gempa tak berpotensi tsunami namun mengakibatkan kerusakan yang cukup serius.
Posisi gempa berada di 5,19 derajat lintang utara dan 96,36 derajat bujur timur. Pusat gempa berada di 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, 34 kilometer barat laut Kabupaten Bireuen, 48 kilometer timur laut Kabupaten Pidie, 121 kilometer tenggara Banda Aceh atau 1.716 kilometer barat laut DKI Jakarta.