Gempa yang berkekuatan 6,4 skala richter yang terjadi pukul 05.03 WIB itu memakan banyak korban karena terjadi di saat banyak orang sedang tertidur.
“Jam 05.03 WIB masih sangat gelap di Aceh, masyarakat masih tertidur saat gempa terjadi,” kata Sutopo dalam siaran pers, Rabu (7/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian korban luka akibat gempa yang dirawat di RSUD Chik Ditiro, Pidie berjumlah ratusan orang. Para korban kebanyakan mengalami luka di bagian kepala. Mereka mengalami cedera dan patah tulang.
Sementara Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro Mohd Riza Faisal mengatakan, banyak korban bencana gempa yang mengalami cedera fraktur atau patah tulang akibat tertimpa maupun terhimpit bangunan yang roboh.