"Rencananya bom tersebut akan diledakkan di Istana Negara pada saat serah terima jaga Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden)," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Martinus Sitompul, Sabtu (12/10).
Bom tersebut ditemukan bersama salah satu dari tiga pelaku teror yang diamankan. Bom siap ledak itu disimpan di kamar kos di Jalan Bintara Jaya VIII, dalam tas ransel warna hitam.Tiga pelaku yang ditangkap adalah Nur Solihin, Agus Supriyadi, dan Dian Yulia Novi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di kos-kosan tersebut, seorang perempuan turun dengan membawa sebuah tas ransel warna hitam, masuk ke kamar 104. Lalu dua laki-laki pergi meninggalkan rumah kos tersebut, dan dilakukan pembuntutan terhadap mobil yang mereka tumpangi," katanya.