Seperti diberitakan Antara, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kupang Komisaris Sriyati mengatakan, pelaku masuk ke gedung SD melalui bagian belakang sekolah.
Ia langsung menuju ruangan kelas V dan kelas VI kemudian menganiaya tujuh siswa dengan senjata tajam yang dibawanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pemuda Serang SD di NTT, Tujuh Siswa Luka |
Ternyata massa, menurut Sriyati, mengikuti ke kantor polisi dan meminta pelaku dilepaskan untuk dihakimi. Sempat bisa dicegah oleh petugas, massa kemudian tak terbendung. Sebagian warga menyelinap masuk ke dalam kantor polisi dan membunuh pelaku yang tengah tertidur di dalam ruang tahanan.
Tujuh orang siswa yang jadi korban adalah Juniarto Ananda Apri Dimu (11) Naomi Oktoviani Pawali (10), Maria Katrina Yeni (10), Gladis Riwu Rohi (11), Dian Suryanti Kore Bunga (11), Alberto Tamelan (10), dan Aldi Miha Djami.
Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pelaku diketahui bernama Irwansyah dan berasal dari Bekasi, Jawa Barat.
"Identitas pelaku atas nama Irwansyah. Tempat tanggal lahir, Bekasi, 28 oktober 1984," kata Rikwanto. (sur/rel)