Wakil Kepala Kepolisian Resor Kupang Komisaris Sriyati mengatakan, saat ini polisi masih mendalami motif penganiayaan berat tersebut.
"Kepolisian masih mendalami motif penganiayaan berat terhadap tujuh siswa, tujuh orang yang merupakan anggota kelompok pelaku sudah diamankan," kata Sriyati, Selasa (13/12) seperti diberitakan Antara di Kupang.
Lihat juga:Penyerang Siswa SD di NTT Pedagang Keliling |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti Irwansyah, tujuh orang yang diamankan ini juga berprofesi sebagai pedagang keliling. Sehari-hari mereka menjajakan dagangan di wilayah Seba, Kabupaten Sabu Raijua.
"Masyarakat Kabupaten Sabu Raijua harus tetap tenang dan serahkan penanganan kasus ini kepada Kepolisian," katanya.
Penganiayaan dilakukan Irwansyah pada siswa kelas V dan IV tadi pagi. Ia menyelinap masuk saat siswa tengah belajar. Tujuh orang siswa jadi korbannya.
Setelah menganiaya, Irwansyah ditangkap oleh petugas dan dibawa ke kantor polisi. Namun warga yang marah kemudian meringsek masuk ke dalam Polsek Sabu Barat dan menganiayanya hingga tewas.
Lihat juga:Pemuda Serang SD di NTT, Tujuh Siswa Luka |
"Tidak ada korban yang meninggal, semuanya sudah ditangani tim medis di Rumah Sakit Sabu," kata Sriyati. (sur/obs)