“Pelaku melakukan penusukan secara tiba-tiba dan acak kepada orang yang tak dikenal,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (14/12).
Menurut Yunus, pelaku yang bernama Muhammad Aziz Ghozali menjalani perawatan di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. Aziz dikeroyok massa setelah menusuk delapan orang di Jembatan Tol, Jalan Batureungat, RW 03, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Selasa (13/12) sekitar 17.00 WIB.
Lihat juga:Penyerang Siswa SD di NTT Pedagang Keliling |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aziz yang berusia 19 tahun diduga mengalami depresi karena persoalan keluarganya yang bercerai.
Aziz ini, berdasarkan laporan masyarakat terlihat sering berbicara sendirian. “Soal kondisi psikologis akan diperiksa lebih lanjut,” kata Yunus.
Penusukan kepada orang yang tak dikenal juga terjadi di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, kemarin. Seorang pria bernama Irwansyah tiba-tiba masuk ke dalam Sekolah Dasar Negeri 1 Sabu Barat, dan kemudian menusuk tujuh siswa.
Pelaku menyerang sejumlah siswa. Tujuh siswa jadi korban penyerangan dan mengalami luka serius. Sementara siswa yang lain langsung berhamburan keluar kelas.