"Jumlah barang bukti uangnya tidak tahu, tapi yang bersangkutan sedang lelang proyek, salah satunya membangun backbone. Itu kan memang proyek untuk keamanan maritim yang dilelang ke tiga perusahaan," kata Ari di Gedung Bakamla, Jakarta, Rabu (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum tahu, apakah memang berhubungan atau tidak, nanti didalami KPK, saya hanya himbau agar kejadian ini tidak terulang lagi," kata Ari
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, OTT terhadap oknum tersebut terkait dengan proyek pengadaan barang yang dilakukan di sektor kelautan.
"Ada kegiatan OTT terkait pengadaan di sektor kelautan," ujar Febri dalam pesan singkat.
Ari mengaku mendapat kabar penangkapan itu sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Ia juga menyebut Eko sempat izin tidak masuk kerja hari ini. Eko cuti untuk mengurus saudaranya yang meninggal dunia.
"Saya tidak tahu kejadiannya (OTT). Hari ini dia tidak kerja, tidak hadir katanya izin ada pemakaman saudara, ternyata OTT KPK," kata Ari.
(wis/obs)