Keterangan resmi BMKG menyatakan gempa itu terjadi pada 19 Desember pukul 02.24 WIB. Gempa itu memiliki kedalaman hingga 10 kilometer dan memiliki lokasi 5.90 Lintang Utara-93.52 Bujur Timur.
“Tidak berpotensi Tsunami,” demikian keterangan BMKG, Senin (19/12) dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sapto Purwo Nugroho menyatakan perlu dilakukan pengecekan ulang kondisi perumahan masyarakat di Aceh. Kerusakan bangunan, kata dia, disebabkan banyak faktor di antaranya adalah struktur bangunan yang salah.
“Ijin pendirian bangunan yang tahan gempa perlu mendapatkan perhatian secara khusus agar gempa yang mungkin terjadi dapat diminalkan dampak dan korbanya,” kata Sapto beberapa waktu lalu. (asa)