"Harusnya saya iya (berikan dana), kebetulan saya tidak punya uang,” ujar Dhani di Polda Metro Jaya, Selasa (20/12).
Dhani mengutarakan keterlibatan menyewa mobil demonstrasi cukup beresiko dan mengkhawatirkannya. "Saya kan pernah nyewa mobil komando terus ditangkap polisi, saya takut sudah nyewa ketangkap lagi," cetusnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih ada di Ahmad Dhani Rp6 juta. Semestinya Ahmad Dhani semuanya Rp15 juta tetapi karena dia tidak sempat menghubungi saya dan last minute Mas Eko transfer Rp9 juta dulu," kata Yakub.
"Untuk Habib Rizieq di aksi 212," ucapnya.
Meski demikian, Dhani juga mengklaim dirinya tidak mengetahui rencana tujuan penyewaan mobil untuk dibawa ke gedung DPR atau tidak.
"Enggak tahu saya," ucapnya.
Hal yang sama dinyatakan Yakub. Dia mengklaim hanya mengetahui bahwa dana untuk mobil itu akan digunakan sebagai fasilitas Aksi 212. Ia tidak mengetahui apakah mobil itu akan dibawa ke gedung DPR atau tidak.
Kepolisian telah menetapkan 10 tersangka dugaan makar pada 2 Desember lalu. Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Rizal Kobar dan Jamran.