"Evakuasi dan pendataan masih terus dilakukan oleh BPBD, TNI, Polri, dan dinas terkait, tapi kami belum mengetahui jumlah korban banjir tersebut," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/12).
Proses evakuasi akan dilakukan oleh tim perintis dan aparat gabungan dari sejumlah instansi. Sebanyak delapan unit genset, perahu lipat, dan perahu karet sudah disiapkan untuk membantu evakuasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rum mengatakan telah mendistribusikan 960 paket bantuan bahan makanan kepada korban banjir tersebut. Satu paket bantuan bahan makanan berisi tujuh kaleng sarden, 1 bungkus minyak goreng, dua botol kecap dan dua botol saus.
"Semua bantuan itu akan dibagi ke korban banjir di Kota Bima dan Kabupaten Bima. Distribusinya sesuai dengan hasil pendataan di lapangan," kata Rum seperti dilansir dari Antara.
Dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, banjir dengan ketinggian bervariasi antara satu hingga dua meter merendam lima kecamatan di Kota Bima yakni Kecamatan Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat, dan Punda. Sementara di wilayah Lewirato, Sadia, Jati Wangi, Melayu, Pena Na'e ketinggian air mencapai dua meter. (wis/obs)