Imbauan dikeluarkan karena Edi melihat banyak penumpang kereta api yang datang sejak pagi ke stasiun, meski mereka berangkat pada sore atau malam hari. Menurutnya, hal tersebut tak perlu dilakukan karena penumpang pasti mendapatkan tempat duduk di kereta api masing-masing.
"Biasanya orang naik kereta musiman. Jadi semua penumpang dapat tempat duduk. Jadi, kalau berangkat jam empat sore ya jangan jam delapan pagi sudah di stasiun," kata Edi di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (25/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan penumpang dari Stasiun Gambir juga terjadi. Jika di hari biasa hanya ada 8 ribu hingga 10 ribu penumpang, di musim liburan kali ini telah ada 13.500 penumpang yang menggunakan jasa kereta api dari Gambir.
Humas PT. KAI Agus Komarudin memprediksi akan ada peningkatan penumpang hingga enam persen selama musim libur natal dan tahun baru kali ini. Prediksi itu berlaku umum untuk seluruh layanan kereta api di Pulau Jawa dan Sumatera.
"Prediksi secara menyeluruh (peningkatan penumpang) enam persen. Untuk Daerah Operasional (DAOP) I catatan terakhir naik 11 persen. Namun dari DAOP I hingga IX prediksi kami 6 persen. Namun, kembali lagi tingginya penumpang ini tergantung kereta ada atau tidak," ujar Agus.