Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ibadah natal yang diikuti jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia berjalan lancar siang tadi. Meski hujan sempat turun, ratusan jemaat tetap bertahan melaksanakan ibadah di bawah payung masing-masing.
Misa natal dilakukan sejak pukul 14.30 WIB dan berakhir pada 15.30 WIB. Ibadah tersebut dihiasi sebuah pohon Natal yang dibawa oleh jemaat kedua gereja, dan dipimpin oleh Pendeta Manuel Raintung dari Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) yang juga ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon segeralah Presiden RI mengkoreksi adanya pembangkangan hukum yang masih dilakukan dua pemimpin daerah yaitu Bupati Bekasi dan Wali Kota Bogor," tutur Bona di kawasan Istana Merdeka, Jakarta.
Suasana perayaan ibadah Natal di seberang Istana Merdeka. (CNNIndonesia/Lalu Rahadian) |
Bima, dikatakan Bona, menyampaikan komitmennya untuk segera membuka percakapan teknis terkait keberadaan GKI Yasmin. Wali Kota dari Partai Amanat Nasional itu disebut menawarkan konsep pendirian GKI Yasmin dan Masjid berdampingan di kawasan Taman Yasmin.
"Saat ini perundingan belum dimulai, tapi Bima Arya berkata akan segera memulainya. Kami menyambutnya, kami nyatakan bersedia untuk membicarakan di Bogor akan lahir sebuah semacam bukti Bhinneka Tunggal Ika Indonesia nyata dan dapat dilaksanakan," ujarnya.
Persoalan GKI Yasmin terus bergulir setelah pada 10 April 2010 Pemerintah Kota Bogor menyegel gereja mereka dengan alasan izin mendirikan bangunan yang bermasalah.
Awal Juni 2011, Mahkamah Agung mengeluarkan fatwa yang meminta Pemkot Bogor melaksanakan putusan peninjauan kembali bernomor 127 PK/TUN/2009. Namun, hingga kini GKI Yasmin masih disegel oleh Pemkot Bogor.
Pemkot Bogor menjadikan Surat Keputusan Wali Kota Bogor terdahulu, Diani Budiarto, yang mencabut Izin Mendirikan Bangunan GKI Yasmin pada 11 Maret 2011 sebagai dasar penyegelan. (yul)
Suasana perayaan ibadah Natal di seberang Istana Merdeka. (CNNIndonesia/Lalu Rahadian)