Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang malam perayaan Tahun Baru.
"Informasi terus kami kumpuklkan, kami lakukan secara dinamis terus menerus," kata Martinus di Markas Besar Polri di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamanan terbuka adalah metode yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat. Polisi bergerak menyisir segala potensi keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam mengatur arus lalu lintas.
"Beberapa lokasi sudah kami monitor dengan pengawasan secara tertutup. Tetap dilakukan terus evaluasi terhadap perkembangan situasi dan perkiraan intelijen beberapa hari ke depan," kata Martinus.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan polisi sejauh ini, belum ada potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berbahaya jelang malam perayaan Tahun Baru 2017.
Ia mengimbau masyarakat tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.
"Kami awasi objek dan lokasi yang akan jadi tempat perayaan dan pusat kerumunan massa di malam perayaan Tahun Baru. Beberapa lokasi sudah kami monitoring, sampai sejauh ini belum ada gangguan secara signifikan," tutur Martinus. (rdk)