Pasangan artis Gading Marten dan Gisella Anastasia termasuk dua di antara ratusan orang yang diperiksa dalam razia di Parc 19, Kemang. Pasangan artis ini sempat enggan diperiksa dan mencoba menghindar dari petugas.
Namun pemeriksaan tetap dilakukan. Berdasarkan pantauan, pasangan selebriti itu beberapa kali sempat melancarkan makian kepada petugas dan awak media yang sedang mengambil gambar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelusuran anjing pelacak di Bistro Park 19, ditemukan barang bukti berupa serbuk yang diduga kokain, terbungkus kecil di sekitar meja. Ditemukan juga happy five. Sementara di Venue, setelah ditelusuri tidak ditemukan satupun barang bukti.
Pemeriksaan terhadap 240 pengunjung berlangsung dari pukul 01.00 sampai 03.00 WIB.
Wajah panik mewarnai ekspresi para pengunjung. Beberapa orang terlihat mencoba untuk kabur. Meski demikian, aksi selfie masih dilakukan oleh beberapa orang usai menjalani pemeriksaan.
Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso yang memimpin langsung aksi razia itu menilai, penggunaan narkotik marak ditemui menjelang pergantian tahun.
"Ada beberapa titik, kami random hari ini, bergerak terus sampai tahun baru. Semua lokasi tergantung, anggota yang tentukan. Ini kan info-info dari intelijen kami juga," ujarnya.
Budi meminta masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun baru menggunakan narkotika.
"Pesta boleh, tapi jangan gunakan narkoba," ucapnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta mengatakan, dua tempat yang dirazia itu dipilih karena memiliki pengunjung paling banyak. Selain itu, polisi juga mendapatkan informasi untuk segera melakukan penindakan dan pencegahan penggunaan narkoba di lokasi itu.
Nico mengatakan, pengembangan lebih lanjut akan dilakukan terhadap 16 orang yang telah diamankan. Saat ini mereka berada di Polda Metro Jaya.
Dia menyebut, razia tidak hanya dilakukan di Jakarta Selatan namun di seluruh wilayah DKI Jakarta. (rdk)