"Tahu ada korban meninggal, dia (Erwin) bilang lebih baik dia ditembak saja sampai meninggal," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/1).
Erwin memang pemain lama dalam kasus perampokan. Namun dalam beberapa kali aksi sebelummya, Erwin mengaku tak pernah menghabisi korbannya. Ia hanya mengikat tangan para korban dan melakukan kekerasan fisik, namun tak sampai membunuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai bukti tak ada niat membunuh dengan cara menyekap, Erwin mengaku bukan ia dan komplotannya yang merusak gagang pintu kamar mandi.
Karena gagang pintu patah, 11 orang tersebut akhirnya terkurung selama 18 jam, sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Erwin selamat meski menderita empat luka tembak karena melawan. Satu pelaku lainnya Alfin Sinaga ditangkap beberapa jam setelah penangkapan Ramlan dan Erwin.
Sedangkan pelaku keempat, Yus Pane, ditangkap kemarin di Medan, Sumatera Utara setelah sebelumnya dinyatakan buron oleh polisi.