Rizieq menilai, mereka harus bertanggung jawab atas munculnya logo mirip lambang Partai Komunis Indonesia di uang kertas baru.
"Kami sudah bentuk tim advokat dan tim pelapor, kami akan laporkan ke Mabes Polri Gubernur BI, Menteri Keuangan, juga Peruri sebagai pencetak dan desain. Mereka tanda tangan (uang) artinya tanggung jawab," kata Rizieq di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Habib Rizieq ke DPR Temui Fadli Zon |
Namun belakangan, setelah uang cetakan baru diterbitkan, ternyata tidak ada perubahan. Semua pecahan uang kertas malah terdapat logo yang diprotes itu.
Rizieq menilai, seharusnya protes dijawab secara ilmiah oleh instansi yang berwenang. Bukan dengan ditanggapi dengan laporan kepolisian.
Jika BI menyatakan logo yang dinilai mirip palu arit itu adalah salah satu bagian dari teknologi pengamanan, Rizieq mempertanyakan mengapa dicetak di logo BI sehingga membentuk pola mirip lambang PKI.
"Indikasi ini bukan muncul karena kami umat Islam paranoid, tapi muncul dari kesadaran kami dalam berbangsa dan bernegara," katanya.
Sementara itu Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang ditemui Rizieq berjanji akan meneruskan apa yang jadi keberatan tersebut ke BI.
Politikus Partai Gerindra ini menilai aneh logo mirip palu arit itu muncul di uang kertas. Seharusnya BI, kata Fadli, hati-hati dalam mendesain uang agar tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda.