"Kendalanya hanya bagaimana kami mencari momentum yang tepat supaya ada barang bukti dan transaksi," kata Tito di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (17/1).
Selama dua bulan terakhir, sejak Tim Sapu Bersih Pungli dibentuk, penegak hukum telah menggelar 81 operasi tangkap tangan. Penindakan itu dilakukan di sejumlah instansi yang bertugas di sektor pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Polri sendiri 299 operasi tangkap tangan yang kami lakukan. Terbanyak ada di bidang lalu lintas, reserse dan Sabhara," tuturnya.
Pemberantasan pungli, kata Wiranto, akan terus dilanjutkan. Menurutnya, kebijakan itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah terhadap berbagai penyalahgunaan kewenangan pejabat, baik yang mencakup uang suap bernominal kecil hingga besar.
"Petunjuk presiden, pemberantasan pungli dilanjutkan sampai bersih," kata Wiranto.