Pasang Surut Mainan Kayu

& Ranny Virginia Utami , CNN Indonesia | Kamis, 26/01/2017 13:36 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dayat, 45 tahun, adalah warga asli Serang, Banten. Ia merantau ke Jakarta atas ajakan paman, Pak Umar, untuk bekerja menjajakan mainan kayu berwarna-warni di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Toko mainan kayu Dayat ini tak pernah sepi pengunjung. Turun-temurun sejak puluhan dekade silam, toko ini tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Menurut Dayat, masa kejayaan toko ini terjadi sebelum peristiwa Bom Bali 2002. Kebanyakan turis mancanegara memburu mainan kayu dari toko ini lantaran unik karena menjual ikon-ikon kota Jakarta, salah satunya miniatur bajaj.

Dayat berharap tokonya bisa jaya seperti dulu.