Keberatan terbesar Ahok mengenai keputusan MUI yang menunjuk pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai salah seorang saksi ahli dalam investigasi untuk menetapkan pendapat dan sikap keagamaan terkait kasus penistaan agama atas dirinya.
"Padahal sudah jelas bahwa Rizieq punya sentimen dengan saya," ujar Ahok dalam ruang persidangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu makin ia yakini setelah kemarin (30/1) kembali mengunjungi Kepulauan Seribu, tempat mula kasus penistaan agama terhadap dirinya ini mencuat. Sambutan warga yang positif membuktikan bahwa tidak ada warga yang merasa 'tersakiti' saat kunjungan Ahok sebelumnya.
Ahok pun sempat mempertanyakan keobjektifan Ma'ruf saat ditunjuk sebagai saksi dalam kasusnya. Menurut Ahok, saat ini Ma'ruf memiliki kecenderungan terhadap salah satu pasangan calon gubernur DKI Jakarta yang menjadi lawannya di Pilkada Serentak 2017.
Hal itu terkait bukti yang dimiliki kuasa hukumnya bahwa Ma'ruf pernah menerima telepon dari mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera menetapkan fatwa MUI terkait kasus penistaan agama ini. Sementara Ma'ruf tidak mengakui hal itu saat sidang.