Menanggapi hal tersebut, Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya Slamet Widodo mengungkapkan hingga saat ini tidak ada rencana penutupan jalan di sekitar kawasan bisnis Sudirman Central Business District (SCBD) maupun ruas Jalan Sudirman yang kemungkinan akan dilewati massa pendemo.
"Kalaupun nanti mulai dipenuhi massa, jalan di depan gerbang utama Polda Metro Jaya (Jalan Sudirman) tidak akan ditutup total," ujar Slamet kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, berdasarkan pantauan pada pukul 09.20 WIB, lalu lintas di sepanjang Jalan Sudirman yang berada di depan Polda Metro Jaya masih terlihat ramai lancar. Baik di jalur cepat maupun jalur lambat.
Adapun pengalihan arus lalu lintas yang nantinya akan dilakukan adalah arus lalu lintas dari Cawang yang mengarah Jalan Jenderal Sudirman di Semanggi diluruskan ke Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Asia Afrika, Pakubuwono, CSW, Blok M, dan seterusnya.
Arus lalu lintas dari Thamrin mengarah ke Polda Metro Jaya di Semanggi dibelokan ke kiri ke Gatot Subroto, Simpang Kuningan, belok kanan arah Mampang, Jalan Tendean, dan seterusnya atau diarahkan naik ke atas Semanggi, Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Asia Afrika, Pakubuwono, CSW, Blok M, dan seterusnya.
Sementara itu jalur moda transportasi umum Transjakarta dipastikan akan beroperasi normal seperti biasanya di kedua arah. Begitu juga dengan jalur cepat di kawasan Sudirman.
Pemeriksaan terhadap ketiganya akan dimulai pukul 10.00 WIB. Keterangan ketiganya dibutuhkan lantaran mereka diduga hadir dalam sejumlah pertemuan yang diadakan bersama Sri Bintang Pamungkas, tersangka makar. (obs)