"Kami juga membaca ada yang menghalang-halangi, sama sekali tidak ada. Semua tamu yang meminta waktu kepada Presiden Jokowi tentunya akan disampaikan oleh Sesneg atau Seskab kepada Presiden, karena mekanismenya seperti itu," kata Pramono usai mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (1/2) seperti dilaporkan Antara.
Pramono mengatakan selama ini pihak mana pun yang ingin bertemu dengan Presiden, maka pihak yang bersangkutan harus mengajukan permintaan pertemuan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya diberitahu konon katanya, ada tiga sumber yang memberi tahu saya, beliau ingin sebenarnya bertemu dengan saya. Cuma, dilarang oleh dua hingga tiga orang di sekeliling beliau. Dalam hati saya, 'hebat juga ini yang bisa melarang Presiden kita bertemu sahabatnya yang juga mantan presiden'," kata SBY.
SBY berencana membicarakan berbagai isu mulai dari demonstrasi 4 November 2016 hingga terkait makar.
“Saya ingin melakukan klarifikasi secara baik, dengan niat dan tujuan yang baik supaya tidak menyimpan, baik saya dan Pak Jokowi, prasangka, praduga, perasaan enak tidak enak, dan saling curiga," kata SBY lebih lanjut. (yul)