"Saat ini status Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih ditutup, penutupan ini untuk keperluan evakuasi badan pesawat Garuda yang posisi tergelincir sangat dekat dengan 'runway'," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Dika, Kamis (2/2) seperti dilaporkan Antara.
Menurut dia evakuasi badan pesawat akan dilakukan dengan alat berat "salvage" yang didatangkan dari Surabaya. "Saat ini proses evakuasi belum dimulai. Namun alat berat sudah tiba di Bandara Adisutjipto Yogyakarta," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pesawat Garuda Indonesia Tergelincir |
Sebelumnya Komandan Pangkalan TNI Udara Adisutjipto Yogyakarta Marsekal Pertama TNI Novyan Samyoga mengatakan karena posisi tergelincirnya pesawat Garuda sangat dekat dengan landasan pacu maka aktivitas penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta ditutup.
"Kondisi ini cukup krusial sehingga perlu dilakukan tindakan cepat. Badan pesawat segera dievakuasi agar landasan dapat segera dibuka kembali," katanya.
Pesawat Garuda Boing 737 dengan Nomor Penerbangan GA 258 PK-GNK tersebut dengan Kapten Pilot Rio Kurnia, FO Aulia Riyani dengan lima awak kabin. (yul)