"Pilkada adalah bagian dari demokrasi. Berbeda pendapat boleh, tapi jangan ada perpecahan. Di sinilah saya minta tokoh agama dan tokoh masyarakat bisa meredam konflik yang muncul," ujar Tito di Semarang, Jumat (3/2).
Tito mengatakan hal itu pada acara silaturahmi antara Polri dan TNI dengan sejumlah ulama se-Jawa Tengah. Ribuan santri yang mayoritas berpakaian putih menghadiri acara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Tito, pejabat negara yang hadir di acara itu antara lain Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dan Kepala Staf Kodam Diponegoro Brigjen Joni Supriyanto.
Sementara itu, sejumlah tokoh agama yang mengikuti silaturahmi itu adalah Ketua Majelis Syariah PPP Maemun Zubaer, Luthfi bin Yahya, dan Nuril Arifin.