Bachtiar menegaskan, aksi 112 akan diadakan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Aksi itu akan dimulai dengan salat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan zikir dan ceramah keagamaan. Namun dia menyatakan, tidak boleh ada provokasi politik dalam ceramah.
"Tidak boleh ada hal-hal yang bisa mengganggu ketertiban umum. Tidak boleh ada hal-hal yang bisa menimbulkan provokasi-provokasi," ujarnya di Jakarta, Kamis (9/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika ada setelah ini provokasi-provokasi atau informasi yang membenturkan, maka kami pertegas bahwa itu enggak benar adanya," katanya.
Lihat juga:Organisasi Islam Larang Aksi 112 |
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan (kedua kiri) bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Laksmana (tengah) jelang aksi 411. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Di tempat terpisah, Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan juga mengimbau agar aksi 112 tidak memiliki agenda politis. Dia menekankan, urusan agama tidak boleh dicampur dengan agenda politik.
"Sudah disampaikan sama Imam Besar tidak boleh ada kaitannya dengan agenda politis, agama tidak boleh dicampuradukkan dengan politik," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.
Iriawan mengatakan, aksi yang rencananya akan dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, itu murni sebagai aksi keagamaan. Aksi yang semula berupa jalan kaki dari Monumen Nasional ke Bundaran Hotel Indonesia itu akan diisi dengan zikir dan doa bersama
"Itu (soal pemilihan gubernur) tidak boleh dilakukan, nanti Imam Besar akan menindaklanjuti ceramah di sana dan sebelum ceramah kami yakin Imam Besar sudah bicara," ujarnya.
Namun Forum Umat Islam sebagai penyelenggara aksi menyebut beberapa tuntutan aksi 112, di antaranya ditujukan untuk menolak penodaan terhadap Alquran dan kriminalisasi ulama, menjaga Pilkada yang jujur dan adil, serta ajakan warga DKI untuk memilih gubernur beragama Muslim.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan (kedua kiri) bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Laksmana (tengah) jelang aksi 411. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)