Ribuan orang dari 24.634 warga Aceh yang terdaftar dalam DPT tidak memilih pada pilkada serentak. Mereka tersebar di 65 tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di 18 desa, dua kecamatan Kota Sabang. Di antaranya, Sukajaya 31 TPS, 10 desa berjumlah 12.621 pemilih dan Kecamatan Sukakarya 34 TPS, 8 desa jumlahnya 12.433 pemilih.
"Di Kecamatan Sukajaya tidak kurang dari 900 undangan tidak ada pemilih dan form C6 itu akan dikembalikan ke KIP," kata sumber terpercaya yang tidak ingin namanya ditulis, seperti dikutip Antara, Rabu (15/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilkada di Kota Sabang diikuti tiga pasangan calon wali kota periode 2017-2022, yaitu pasangan Izil Azhar dan Anwar (nomor 1), Zulkifli H Adam dan Zulwanda (nomor 2) dan pasangan Nazaruddin dan Suradji Djunus (nomor 3).
Polisi Air Polda Aceh memasukkan ogistik pilkada ke kapal patroli guna pendistribusian di pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa (14/2). (ANTARA FOTO/Ampelsa) |
Di kota lain, partisipasi pemilih juga terlihat rendah di Jayapura, Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe menilai partisipasi pemilih pada pilkada 2017 di Kota Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua, rendah karena kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat tidak bekerja maksimal
"Saya pikir KPU belum maksimal melakukan sosialisasi, mungkin waktu kurang atau di kota ini terlalu banyak masalah," katanya.
Berdasarkan pantauan lapangan di beberapa TPS diketahui, dari total jumlah Data Pemilih Tetap (DPT), tidak sampai 60 persen yang menggunakan hak suaranya. Lukas menilai masyarakat pemilik hak suara, banyak yang belum mengetahui mekanisme pilkada yang hanya diikuti oleh satu pasangan calon.
Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Papua TEA Hery Dosinanen berpendapat, KPU gagal dalam mengolah DPT. Menurutnya, banyak warga yang tidak menerima undangan untuk mencoblos pada hari ini.
Pilkada Kota Jayapura dilakukan di 629 TPS dengan jumlah DPT 308.775. Hanya ada satu pasang calon yang mengikuti Pilkada Jayapura, yaitu Benhur Tommy Mano dan H Rustan Saruh.
Polisi Air Polda Aceh memasukkan ogistik pilkada ke kapal patroli guna pendistribusian di pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa (14/2). (ANTARA FOTO/Ampelsa)