Koordinator lapangan aksi 212, Bernard Abdul Jabbar, mengatakan aksi yang direncanakan berlangsung besok itu akan dilakukan secara damai layaknya Aksi 212 yang dilakukan pada 2 Desember lalu di Monas, serta aksi doa bersama pada 11 Februari di Masjid Istiqlal.
"Kami perlu untuk menerangkan bahwa viral-viral di media sosial yang tersebar luas dan mengatakan siap-siap perang, siap-siap robohkan pagar-pagar DPR itu tidak benar," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekali lagi, Forum Umat Islam sebagai penanggung jawab tidak bertanggung jawab terhadap hal yang sudah muncul, ini bentuk klarifikasi kami dari FUI bahwa aksi kami adalah aksi damai," tuturnya.
Tuntutan lainnya adalah meminta untuk menghentikan kriminalisasi terhadap Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab, Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir dan Munarman.
Aksi tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh 10 ribu orang yang berasal dari DKI Jakarta dan luar Jakarta.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran saat aksi dilakukan.
"Aksi dapat dilakukan berdasarkan peraturan hukum, aksi akan selesai pukul 18.00 WIB," tuturnya.