"Sebaiknya ikut gontong royong untuk membantu warga daripada begitu (demo). Mari bantu warga, masa kesadarannya kalah dari warga Cipinang Muara. Kan gitu ya," kata Djarot saat meninjau banjir di Kecamatan Jatinegara.
Djarot mengatakan, pemerintah sebaiknya fokus mengatasi persoalan nyata masyarakat seperti bencana banjir dibandingkan memikirkan unjuk rasa sejumlah ormas yang terus bergulir sejak awal November 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djarot berkata, kekompakan antarwarga itu perlu dipertahankan dan terus ditumbuhkan. "Ibu-ibu bilang ini semua dari warga, oleh warga, dan untuk warga," tuturnya.
Lihat juga:Jakarta Siaga Dua dan Tiga Hadapi Banjir |
Ketinggian air terpantau beragam di beberapa titik, mulai dari 20 hingga 150 sentimeter.
Pada saat yang bersamaan, ribuan orang memadati jalanan di depan gedung DPR. Sejumlah ormas Islam seperti Forum Umat Islam dan Front Pembela Islam menuntut pemerintah memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jabatan gubernur DKI Jakarta.
Para pedemo itu juga meminta Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis bersalah kepada Ahok pada kasus dugaan penodaan agama.
Sejumlah pimpinan DPR menemui perwakilan pengunjuk rasa, antara lain Rizieq Shihab dan Muhammad Al-Khaththath.