Ganjar: Cuma Pabrik Semen Rembang yang Geger di Jawa Tengah

Damar Sinuko, CNN Indonesia | Jumat, 24/02/2017 18:47 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakin kehadiran PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Rembang akan memberikan keuntungan bagi warga lokal. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Semarang, CNN Indonesia -- Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo heran izin lingkungan baru yang dia terbitkan untuk pabrik milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Rembang kembali menuai kritik. Ia menyebut beberapa daerah lain di provinsinya juga terdapat pabrik semen, tapi hanya Rembang yang bergejolak.

"Saya heran kok di Rembang bisa geger seperti ini. Di Nusakambangan padahal ada pabrik semen, di Banyumas juga ada. Di Pati berkonflik, tapi tidak sampai geger," ujar Ganjar di Semarang, Jumat (24/2).
Ganjar menuturkan, sekitar 7.000 warga Rembang mendukung Pemprov Jawa Tengah mengizinkan PT Semen Indonesia membangun dan mengoperasikan pabrik semen di Pegunungan Kendeng. Ia berkata, kelompok warga itu menyertakan foto kopi KTP pada dukungan mereka.

"Yang menolak kan hanya 2.051 orang. Jadi obyektif dong kalau pabrik semen dilanjutkan," kata dia.


Ganjar mengaku telah meminta PT Semen Indonesia memberikan keuntungan materi kepada warga sekitar pabrik. Ia menyebut hal itu merupakan satu dari sejumlah syarat yang diajukannya kepada perusahaan pelat merah tersebut terkait izin lingkungan baru.

"Saya juga tidak senang kalau pabrik ini tidak memberi manfaat ke warga. Kemarin saya coba bernegoisasi ke Semen Indonesia, bertanya kalau mereka berani berbagi keuntungan ke warga. Mereka menjawab, siap dan mau. Ya sudah lanjut," ucapnya.
Keputusan Ganjar itu ditentang Ketua Tim Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Sudharto Hadi. Ia menilai Ganjar seharusnya menunggu rekomendasi timnya yang akan keluar April mendatang.

"Keputusan ini sembrono dan terburu-buru. Kami masih bekerja sesuai petunjuk presiden, mana yang boleh ditambang dan mana yang dikonservasi. Seharusnya bisa menunggu kami dengan kehati-hatian," ujar Sudharto.

Izin lingkungan baru untuk pabrik semen di Rembang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah pada 23 Februari lalu. Orang nomor satu di dinas itu, Sugeng Riyanto, meneken izin tersebut.

Pada surat bernomor 660.1/0493 itu, Pemprov Jawa Tengah memberikan izin kepada PT Semen Indonesia untuk menambang batu gamping dan tanah liat di area Pegunungan Kendeng.
(abm/gil)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK