Berdasarkan laporan Radio Elshinta, sekitar 20 petugas polisi masuk menggerebek kantor masuk ke dalam kelurahan. Beberapa saat kemudian terdengar polisi berteriak meminta petugas kesehatan masuk ke dalam kantor kelurahan.
Tampak satu tim kesehatan terdiri dari dokter kepolisian dan Palang Merah Indonesia masuk ke dalam kantor kelurahan. Sebuah ambulans pun bersiap di dekat kantor kelurahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusri berkata, polisi kini sedang mengepung kantor kelurahan Arjuna. Seorang pelaku yang berada di kelurahan tersebut diduga masih mengenakan jaket berbahan peledak.
Menurut Yusri, kepolisian saat ini masih mengumpulkan berbagai data terkait ledakan tersebut. Yang jelas, kata Yusri, tidak terdapat korban jiwa akibat ledakan bom panci itu. (abm/yul)