Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, Tito mendapatkan cenderamata itu ketika bertemu Osama, Sabtu pekan lalu.
Rikwanto berkata, setelah melapor ke KPK, kepolisian akan memajang pedang emas tersebut di Museum Polri yang berada di seberang Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan Osama dan Tito akhir pekan lalu merupakan kelanjutan dari dialog antara Tito dan Kepolisian Arab Saudi Commisaris General Othman bin Naseer Al Mehrej di Jakarta pada 28 Februari lalu.
"Tidak ada itu. Semua acara saya ikuti dan tidak ada acara penyerahan hadiah," ujar Pramono.
Pramono menyatakan, sejak awal, Istana memang tidak mengagendakan pemberian atau pertukaran cinderamata dalam kunjungan kenegaraan Raja Salman ke Indonesia.
"Sama sekali enggak ada agenda itu dan memang Presiden Jokowi tidak pernah mentradisikan hal (pemberian cinderamata) tersebut," tuturnya.