Kabar wafatnya Hasyim diutarakan KH. Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus melalui akun Twitternya. "Inna lillahi wainna ilaihi raji'un. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul khatimah," tulis Gus Mus.
Informasi serupa juga disampaikan putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid, Alissa Qotrunnada Munawaroh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia tokoh yang dikenal berpandangan moderat. Ia kerap diundang dalam forum-forum internasional untuk berbicara mengenai Islam.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Amerika kala itu, George W Bush dan para pemimpin dan pemuka agama dari seluruh dunia.
“Karakter Islam terletak pada kelembutannya,” kata Kiai Hasyim ketika menjadi narasumber Forum Bahtsul Masail Kongres Ke-17 Muslimat NU, Jumat (25/11) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, seperti dilansir dari situs resmi NU.
Hasyim juga aktif berkecimpung di dunia politik. Ia pernah menjadi anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur pada tahun 1986 dari Partai Persatuan Pembangunan.
Perjalanan politiknya mencapai puncak pada 2004 saat digandeng Megawati Soekarnoputri menjadi calon wakil Presiden di Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2004. Pasangan Megawati-Hasyim kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla di putaran kedua.
Aktivitas politiknya tak terlalu menonjol setelah Pilpres 2014. Namun, di era Presiden Joko Widodo, Hasyim ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.