"Ada 18 penerbangan yang terdampak delayed, 13 domestik dan 5 internasional, baik kedatangan maupun keberangkatan," kata Kepala Hubungan Masyarakat Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Arie Ashanurrohim, kepada detikcom.
Pesawat Sang Raja dijadwalkan berangkat pada 10.30 WITA. Namun, berdasarkan Notice to Airmen (Notam), penerbangan itu dijadwalkan pada 11.00. Notam tersebut dikeluarkan untuk pemberitahuan terjadinya penundaan reguler selama 45 menit mulai 10.45 hingga 11.30.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raja Salman rencananya akan dilepas oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Saat ini, pesawat kerajaan sudah dipersiapkan di Bandara Ngurah Rai untuk keberangkatan.
Sebagian berjaga di gerbang akses kendaraan ke area terbatas Bandara Ngurah Rai.
"Batalyon Paskhas 464 dari Malang juga diturunkan, namun kekuatan inti adalah seluruh personel Lanud Ngurah Rai," Kolonel Penerbang Wayan Superman saat apel pengamanan keberangkatan Raja Salman.
Sejak 7.00, sejumlah mobil mewah silih berganti menurunkan penumpang di area terbatas. Beberapa mobil yang datang ke Base Ops dikawal oleh Patroli Pengawal dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Bali.
Total, ada tujuh penerbangan rombongan Raja Salman yang akan meninggalkan Bali, siang ini.
"Tujuh penerbangan. Terdapat tiga flight departure yang selisih hanya 15 menit untuk siangnya, yaitu pesawat Raja, pesawat cover dan pesawat medical," kata Corporate Communication PT Jasa Angkasa Semesta Martha Lory Fransisca.
"Kemudian mulai 14.00, terdapat tiga penerbangan di mana satu datang dan dua berangkat yang selisih satu jam."
Kemarin, tiga penerbangan rombongan Raja Salman telah lebih dulu berangkat. Dua di antaranya menuju ke Jepang, sementara satu pesawat lain menuju ke Beijing.