"Karena enggak punya uang, warga jadi frustasi dan sensitif. Karena sudah menganggur lama, akhirnya mereka merasa sumpek," ujar Sumarsono di Balai Kota Jakarta, Senin (13/3).
Sumarsono mengatakan, tempat publik yang dapat mewadahi kreativitas masyarakat merupakan solusi nyata yang harus dikembangkan. Menurutnya, area publik itu dapat menjadi pemantik karya positif generasi muda Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempat yang dibangun Pemprov DKI dari biaya corporate social responsiblity PT Singo Propertindo itu diresmikan 1 Maret lalu. Jakarta Creative Hub ditujukan sebagai wadah pelaku usaha muda dan usaha kecil menengah Jakarta.
Enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka tembak akibat senapan angin pada tawuran tersebut. Berdasarkan penelusuran, keributan antarwarga di kawasan itu sudah terjadi sejak 2014.