Imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta dan Padang itu dikeluarkan menyusul beredarnya berita yang menyebutkan bahwa suhu udara di Indonesia dapat mencapai 40 derajat Celsius pada saat Equinox.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak panik ataupun resah," kata Kepala BMKG Yogyakarta I Nyoman Sukanta, Rabu (15/3), seperti dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BMKG Bantah Isu Suhu Panas Gara-Gara Equinox |
Nyoman mengatakan, keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis. "Dimana kita ketahui rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32 hingga 36 derajat Celsius," katanya.
"Menyikapi hal ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang," katanya.
"Maka ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisicuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan," ujarnya.
Kepala Stasiun Koordinator BMKG Sumatera Barat, Rahmat Triyono menambahkan Equinox merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa sehingga pada saat fenomena ini berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian bumi relatif hampir sama, termasuk pada wilayah subtropis di bagian Utara maupun Selatan.
"Terkait adanya isu yang menyatakan suhu meningkat hingga 40 derajat Celcius itu tidak benar, memang ada peningkatan suhu namun maksimal hanya sekitar 32 derajat Celcius hingga 36 derajat Celcius," kata Rahmat di Padang, Rabu.