"Penggeledahan rumah istri terduga teroris bernisial NK di Kampung Sukamantri, RT 14 RW 06, Desa/Kecamatan Kalapanunggal untuk mencari barang bukti," kata Kapolsek Kalapanunggal AKP Sumidjo di Sukabumi, seperti dilaporkan Antara.
Terduga teroris berinisial NK atau Nanang Kosim, Kamis kemarin diterjang peluru hingga tewas di Cilegon. Nanang menikahi YN (43), sejak dua bulan yang lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Nanang, polisi menangkap Achmad Supriyanto, dan Icuk Pamulang Abdul Majid. Mereka diduga bertransaksi senjata api di Nunukan dengan kelompok terduga teroris yakni Suryadi Mas'ud alias Abu Ridho, Bambang Eko Prasetyo, Mulyadi, dan Adi Jihadi. Keempatnya ditangkap di lokasi berbeda di Jawa Barat dan Banten, Kamis (23/3).
"Lima pucuk pistol sudah masuk terlebih dahulu ke Indonesia, yang melakukan transaksi adalah ZA di Sangire Talaud. Distribusi senpi tersebut 2 pucuk diserahkan untuk aksi teror Thamrin dan 3 pucuk ZA," kata Boy.
Dari perintah itu Suryadi keluar-masuk Filipina sebanyak tujuh kali untuk membeli senjata api dan berhubungan dengan pimpinan Anshor Daulah Filipina, Hapilon Isnilon. Kelompok Suryadi juga diduga terkait dengan aksi Bom Thamrin 2016.